Ternyata, Serbuk Kayu Bisa untuk Cuci Piring

WARTAKOTA.NET – Di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, ada sebuah tradisi yang unik di mana masyarakatnya biasa mencuci tumpukan piring yang kotor menggunakan serbuk kayu.

Masyarakat Banjar biasa menyebut serbuk kayu ini dengan nama gabuk.

Tradisi mencuci piring menggunakan serbuk kayu ini, biasa dijumpai di pesta atau resepsi perkawinan warga di Kabupaten Banjar dan masih bertahan hingga saat ini, seperti yang terlihat belum lama tadi di resepsi perkawinan di kawasan Martapura Timur.

Di sana, para warga secara bergotong royong membantu mencuci piring menggunakan serbuk kayu, bukan dengan air dan sabun seperti pada umumnya.

“Sudah jadi kebiasaan, kalau acara kawinan kita mencuci piring menggunakan serbuk kayu, hasilnya lebih bersih dan cepat,” ucap Bahrudin, Warga Desa Pekauman.

Serbuk kayu hanya bisa digunakan untuk mencuci piring. Foto – wartakota.net

Namun kata Bahrudin, serbuk kayu itu hanya bisa digunakan untuk membersihkan piring. Untuk gelas dan sendok, masih menggunakan air dan sabun.

“Karena serbuk kayu ini sangat cepat membuang bekas lemak makanan yang tertinggal di piring, dan lebih bersih,” ujarnya.

Bahrudin melanjutkan, penggunaan serbuk kayu ini sudah berlangsung sejak lama, bahkan sudah menjadi kebiasaan masyarakat Banjar jika menggelar acara resepsi perkawinan.

“Biasanya gotong royong, dan mencuci piring dengan jumlah banyak pasti bakal repot jika menggunakan air dan sabun. Serbuk kayu ini sangat membantu dalam hal kecepatan dan kebersihan,” ungkapnya.

Konon, kebiasaan masyarakat mencuci/membersihkan piring menggunakan serbuk kayu ini telah dilakukan sejak zaman kerajaan dulu. Para pelayan atau pembantu kerajaan selalu mencuci piring dengan serbuk kayu jika ada acara di kerajaan. (sai)

What do you think?

Kadis PUPR Banjar Masih Lowong

DPRD Banjar Minta Pemkab Evaluasi Kerjasama dengan BPJS