SUKASUKA

Penjualan Bendera Alami Penurunan, Pembeli Pikir Dua Kali

WARTAKOTA.NET – Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, banyak pedagang bendera yang menjajakan dagangannya di tepi-tepi jalan umum di Banjarbaru.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini penjualan bendera maupun umbul-umbul mengalami penurunan lantaran sepinya pembeli, ditambah masih mewabahnya virus corona.

Sepinya pembeli itu dirasakan oleh Saiful, seorang pedagang bendera asal Bandung yang mengadu nasib di Kota Banjarbaru.

Saiful mengatakan, penurunan jumlah pembeli bendera ini sangat signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kalau tahun sebelumnya sepi dikarenakan banyak yang berjualan (bendera) di pinggir jalan. Kalau tahun ini karena adanya virus corona, orang mau beli bendera baru mikir dua kali,” ucapnya kepada Wartakota.net, Kamis (6/8/20).

Pembeli bendera asal Kalteng, Novi. Foto – Tet

Tak hanya berjualan bendera, Saiful juga menjual masker dan face shield. Menurutnya, penjualan masker lebih laku ketimbang penjualan bendera.

“Penjualan antara masker dan bendera itu perbandingannya tiga banding satu,” sebutnya.

Di sisi lain, Novi, pembeli bendera asal Kalimantan Tengah menyampaikan, dia singgah dan membeli bendera merah putih ini dalam rangka persiapan menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 75.

“Saya ke sini (Banjarbaru) habis nganter anak buat daftar kuliah, jadi sebelum pulang ke Kalteng mampir dulu beli bendera,” tuturnya. (tet/dm)

What do you think?

Tenaga Kesehatan Terinfeksi Covid-19, Layanan Kesehatan Tetap Dibuka

Yuk, Ikuti Webinar Merancang PJJ Ramah Kuota Bersama iTELL