Operator Telekomunikasi Ini Hadirkan Paket Kuota Khusus Belajar

Program Belum Banyak Diketahui Masyarakat

WARTAKOTA.NET – Melanjutkan komitmen dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa yang penuh tantangan ini, Telkomsel kembali menghadirkan inovasi produk untuk mendukung hal tersebut dengan meluncurkan paket Kuota Belajar.

Paket dengan kuota data 10GB senilai Rp10 ribu tersebut, memberikan keunggulan dari gabungan paket kuota data Ilmupedia dan conference yang dapat digunakan untuk mengakses sejumlah aplikasi atau situs belajar daring, dan layanan konferensi video dalam proses belajar mengajar pelajar dan pengajar.

Paket Kuota Belajar ini sudah dapat dinikmati pelanggan mulai tanggal 21 Agustus 2020 hingga 31 Desember 2020. 

Vice President Prepaid Consumer Telkomsel, Adhi Putranto saat dihubungi via seluler, Selasa (25/8/20) mengatakan, sejak awal penyesuaian masa pandemi COVID-19, Telkomsel telah berupaya untuk terus bergerak maju berinovasi menghadirkan ragam inisiatif produk dan layanan yang dapat mendukung adaptasi kebiasaan baru di berbagai aktivitas masyarakat, terutama dalam memberikan kenyamanan para pelajar dan pengajar menjalankan proses pembelajaran jarak jauh.

“Sukses dengan paket kuota data Ilmupedia dan conference yang sebelumnya
telah diluncurkan, kini Telkomsel kembali memperluas cakupan keunggulan paket dengan menggabungkan kemanfaatan kedua paket tersebut, melalui kehadiran paket Kuota Belajar,” terangnya.

Ilustrasi kartu perdana kuota internet. Foto – Pixabay

Lebih jauh Adhi Putranto menjelaskan, Paket Kuota Belajar dapat diakses khusus oleh pengguna layanan prabayar Telkomsel melalui aplikasi MyTelkomsel atau UMB *363*844#. Dengan mengaktifkan paket Kuota Belajar, pelanggan Telkomsel dapat menikmati kemudahan akses ke sejumlah platform aplikasi belajar daring dan konferensi video yang ada di paket llmupedia dan conference, seperti Rumah Belajar, Zenius, Quipper, Udemy, Duolingo, Sekolah.mu, Cakap, Bahaso, cambridge, AyoBlajar, zoom, dan ratusan situs belajar daring yang dikelola kampus dan news release.

Masih kata Adhi, Paket Kuota Belajar 10GB ini sendiri dapat dinikmati pelanggan selama 30 hari sejak tanggal pengaktifan.

Telkomsel berharap, paket Kuota Belajar dapat memperluas manfaat dari paket Ilmupedia dan conference dengan menyediakan akses ke lebih banyak mitra penyedia platform yang telah berkolaborasi, baik itu platform edutech, institusi perguruan tinggi, dan pemerintah, sehingga dapat mendukung kenyamanan aktivitas proses pembelajaran jarak jauh secara daring.

“Kami senantiasa berharap, setiap inisiatif dan upaya yang telah dan akan dihadirkan Telkomsel dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai fase kehidupan,” ucapnya.

Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia sambungnya, Telkomsel terus bergerak maju menghasilkan upaya kolaboratif baru lainnya dan memperkuat sikap gotong royong yang mampu mendukung aktivitas digital masyarakat.

Salah satu cabang GraPARI Telkomsel di Banjarbaru. Foto – Sau

“Untuk itu, kami selalu optimis kita semua mampu menghadapi adaptasi kebiasaan baru dengan lebih baik, terutama di masa penuh tantangan seperti saat ini,” pungkas Adhi.

Sementara sebagian orang tua wali murid yang ada di Kabupaten Banjar masih belum mengetahui adanya program ini. Salah satunya adalah Mahmudah, warga Desa Keramat Martapura, Kabupaten Banjar.

“Belum tau akan adanya program ini, kalau memang ada, alhamdulillah kita dapat terbantu, karena murah. Dan semoga harganya nanti gak naik-naik. Jadi tidak diawal saja yang murah kayak gini. Setelah mengisi ulang harganya malah naik,” cetusnya.

Selain itu sebagian counter pulsa atau voucher internet, hingga kini masih belum ada stok untuk paket belajar tersebut. Meski mengaku ada yang sudah mendengar informasi tersebut, namun belum mengetahui kapan akan diedarkan.

“Sempat dengar sih kemarin, tapi saat ini saya belum jual itu,” ungkap Ijuh, salah seorang penjual pulsa dan voucher internet. (sai)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan di Pasar Martapura

Pilkada Banjarbaru, PKS Bakal Gabung Koalisi Golkar – PKB?