Lestarikan Seni Bela Diri Bakuntau

WARTAKOTA.NET – Cukup banyak seni bela diri yang ada di Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan. Salah satunya adalah seni bela diri “Bakuntau” yang sarat akan budaya dan nilai-nilai islami yang terkandung di dalamnya.

Karakter yang bisa dibentuk dari seni bela diri khas Kalimantan Selatan ini diantaranya taat syari’at agama Islam, menghormati orang lain, percaya diri, dan rendah hati. Karakter-karakter itu tidak terlepas dari peran kharismatik Guru Kuntau terdahulu yang masih berlanjut sampai sekarang.

Pertunjukan seni bela diri Bakuntau memang sudah sangat jarang ditemui saat ini. Namun ada satu perguruan kuntau di Kalimantan Selatan yang terus berupaya melestarikan seni beladiri Bakuntau ini, yakni Perguruan Kuntau Rajapati.

Perguruan Kuntau Rajapati.

Tak hanya melestarikan, Perguruan kuntau yang beralamat di Cindai Alus Kabupaten Banjar ini juga meraih cukup banyak prestasi, diantaranya pernah menyabet Juara 2 Nasional mewakili Kalsel di Fornas ke- IV Tahun 2017 di Banjarmasin.

“Kuntau adalah kegiatan positif bagi anak muda dan dewasa karena memiliki nilai islami, pertunjukan ini kami tujukan untuk mengedukasi kepada anak muda tentang Kuntau, karena ini adalah warisan budaya asli Kalsel,” ujar Ketua Perguruan Kuntau Rajapati, Taufik Rahman, usai tampil di The Breeze Water Park Banjarbaru, Minggu (13/9/20).

Taufik berharap, pihak terkait bisa membantu dan bekerja sama dalam melestarikan seni bela diri Kuntau ini agar tidak hilang tergerus oleh kemajuan zaman.

Di lokasi yang sama, pekuntau cilik dari Perguruan Kuntau Rajapati, Rizki (11) mengatakan bahwa alasan dirinya ikut belajar bekuntau ini adalah untuk melindungi (menjaga) diri dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya juga mengharapkan agar anak seumuran saya bisa ikut melestarikan seni bela diri Kuntau ini,” ajaknya. (tet/dm)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Sosok Haji Martinus Menurut Warga Banjarbaru

Polisi Ringkus Pembunuh Pemilik Warung Remang-remang