3 Dosen Perempuan ULM, Jadi Inisiator Pembentukan Peer Educator

WARTAKOTA.NET – Meitria Syahadatina Noor, Andini Octaviana Putri, dan Fakhriyah. Mereka bertiga adalah dosen Departemen KIA Kespro PSKM Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang menjadi inisiator kegiatan pembentukan peer educator.

Pembentukan Peer Educator sendiri merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang diikuti sebanyak 10 orang mahasiswa dari Program Studi Kesehatan masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu (13/9/20) kemarin.

Meitria Syahadatina Noor mengatakan, pembentukan peer educator remaja ini dibentuk untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Covid-19, serta cara dan upaya pencegahan yang harus dilakukan.

Dengan menjadi relawan peer educator tambah Meitria, mahasiswa harus dapat membuat dan mengunggah (upload) informasi mengenai Covid-19 ke media sosial.

“Peer educator yang terbentuk ini sebelumnya harus mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan daring dan melakukan forum diskusi pada sasaran remaja yang dilaksanakan secara daring,” terang Meitria.

Koordinator Peer Educator lainnya, Andini menambahkan, selain memberikan informasi tentang Covid-19 melalui grup WhatsApp, para mahasiswa atau remaja yang ada di dalam grup-grup WhatsApp itu akan memberikan penyuluhan secara bersama-sama kepada sasaran yang dikumpulkan secara daring.

“Peer educator yang terpilih memberikan informasi tentang Covid-19 dan pencegahannya yang diunggah secara bertahap ke dalam grup WhatsApp tersebut,” ungkap Andini.

Tak hanya menyampaikan informasi tentang Covid-19 lanjut Andini, mereka juga mengevaluasi pengetahuan, sikap dan perilaku sasaran yang menjadi peserta pada grup WhatsApp-nya masing-masing.

“Peer educator sendiri digagas untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat terkait Covid-19 sehingga akan terjadi perubahan perilaku,” tutupnya. (sai/dm)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Lanjutkan Keinginan Nadjmi, Martinus Akan Bangun Sport Center

Sambal Mandai, Kreasi Baru Olahan Kulit Cempedak