Terungkap, Ini Alasan Guru Khalil Mundur dari Pilkada Banjar 2020

WARTAKOTA.NET – Kabar mengenai mundurnya H. Khalilurrahman (Bupati Banjar saat ini, red) dari pencalonan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Banjar yang akan diselenggarakan pada Desember 2020 mendatang, dibenarkan oleh pria yang akrab disapa Guru Khalil itu.

Saat diwawancarai oleh Jurnalis wartakota.net, H. Khalilurrahman menuturkan perihal alasannya mundur dari pencalonan tersebut.

“Ini sudah jadi keputusan keluarga, anak-anak saya meminta saya untuk tidak lagi ikut pada Pilkada nanti. Mereka khawatir dengan usia saya yang suda tua, dan mereka ingin saya istirahat,” ujar Guru Khalil, Kamis (25/6/20).

Guru Khalil mengatakan, dengan mundurnya ia dari pencalonan, tentu memberi kesempatan kepada tokoh-tokoh terbaik di Kabupaten Banjar untuk ikut bersaing dalam merebutkan kursi nomor satu di Kota Serambi Makkah ini.

“Dengan saya tidak maju lagi, tentu ini memberikan kesempatan bagi mereka yang terbaik,” ucapnya.

Di samping itu, Guru Khalil mengungkapkan, dirinya belum memutuskan apakah akan Kembali mengabdi di Pondok Pesantren atau membuka majelis ta’lim di rumah, usai jabatannya sebagai Bupati Banjar berakhir.

Lalu, saat ditanya mengenai dukungannya terhadap beberapa calon yang akan bersaing di Pilkada Kabupaten Banjar tahun 2020, Guru Khalil mengaku belum menjatuhkan dukungan/pilihannya, lantaran ia belum mengetahui secara detail mengenai misi dan visi para kandidat.

“Belum ada pilihan, kita lihat nanti saja,” ungkapnya.

Sebelum menjabat sebagai Bupati Banjar, Guru Khalil menjabat sebagai pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Martapura, serta Ketua Najir Masjid Agung Al-Karomah.

Selain itu, Guru Khalil juga rutin menggelar pengajian di Masjid terbesar di Kabupaten Banjar tersebut. (sai)

What do you think?

Buku Saku Covid-19 Berbahasa Banjar Disalurkan

DKPP Tolak Semua Dalil Pengadu