Tahapan Jalur PPDB 2020, Begini Penjelasan Disdik Banjar

WARTAKOTA.NET – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Banjar untuk tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), kini telah dimulai dan akan berakhir pada 11 Juni 2020 mendatang menggunakan sistem Permendikbud Nomor 44 tahun 2019.

Ada 4 jalur, zonasi, prestasi, afirmasi dan kepindahan orang tua.

Alur zonasi PPDB 2020 memiliki kuota sebesar 50 persen, jalur afirmasi minimal 15 persen, jalur pindahan 5 persen sedangkan sisanya, sebanyak 30 persen dikhususkan bagi jalur prestasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Maidi Armansyah mengatakan, jalur afirmasi adalah jalur PPDB yang khusus diperuntukkan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu.

Sejak tahun lalu (2018) lanjut Maidi, pemerintah telah menghapuskan syarat surat keterangan tidak mampu (SKTM) sebagai syarat jalur afirmasi. Hal ini dikarenakan banyak oknum orang tua menggunakan SKTM palsu atau bodong, sehingga SKTM dipandang tidak lagi menjadi tolak ukur tepat sebagai syarat wajib bagi calon peserta jalur afirmasi.

“Peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu harus bisa dibuktikan dengan bukti keikutsertaan peserta didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah, misal KIP (Kartu Indonesia Pintar dan sejenisnya),” terang Maidi.

Sementara untuk Jalur Zonasi dijelaskan Maidi, calon siswa yang mendaftar jalur zonasi hanya perlu menyiapkan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat utama. KK minimal diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB yang ditentukan.

Sedangkan bagi yang tidak memiliki KK, dapat menggunakan surat keterangan domisili dari RT atau RW yang dilegalisir lurah atau kepala desa atau pejabat setempat lain yang berwenang, dan menerangkan bahwa peserta didik yang bersangkutan paling singkat satu tahun sejak diterbitkannya surat keterangan.

Akan tetapi bebernya, pembatasan di atas bukan hal yang harus dicemaskan. Selain melakukan pendaftaran PPDB melalui jalur zonasi sesuai domisili dalam wilayah yang ditetapkan, calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran PPDB melalui jalur afirmasi atau jalur prestasi di luar wilayah zonasi domisili peserta didik asalkan sesuai syarat.

“Satu hal yang pasti penetapan wilayah zonasi dilakukan Pemerintah Daerah dengan prinsip mendekatkan domisili peserta didik dengan sekolah. Penetapan wilayah zonasi ini memperhatikan jumlah ketersediaan daya tampung satuan pendidikan yang disesuaikan ketersediaan anak usia sekolah di daerah tersebut,” jelasnya.

Sementara untuk jalur prestasi dikatakan Maidi, hal itu ditentukan berdasarkan nilai ujian sekolah atau UN, hasil perlombaan atau penghargaan di bidang akademik maupun non-akademik pada tingkat internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi, atau tingkat kabupaten/kota.

“Karena saat ini sedang pandemi corona, kita mengimbau kepada sekolah-sekolah yang mempunyai fasilitas dan SDM lengkap, di wilayahnya jaringan internetnya bagus, untuk melakukan penerimaan secara online,” imbau Maidi.

Hal tersebut perlu dilakukan guna menghindari penumpukan orang dengan jumlah banyak. Di sisi lain ada juga yang menggunakan semi online.

“Karena wilayah kita saat ini merencanakan PSBB, jadi kita meminta agar membatasi jumlah dalam seharinya, jika tidak bisa dilakukan secara online,” ujarnya.

Sementara untuk siswa yang Sekolah Dasarnya di Kabupaten Tetangga, dan ingin melanjutkan tingkat SMP di wilayah sini, dapat mendaftarkan diri melalui jalur prestasi.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Jembatan Penghubung Rusak, PUPR Turun Tangan

Komisi III: Mestinya PT. BIM Selesaikan Dulu Izin Operasional