Saidi Mansyur Penuhi Panggilan GAKKUMDU Banjar

WARTAKOTA.NET – Calon Bupati Banjar H. Saidi Mansyur akhirnya memenuhi panggilan Sentra Gakkumdu Bawaslu Banjar untuk memberikan keterangan, terkait dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh Camat Aluh-Aluh, Sabtu (24/10/20).

Pemanggilan H Saidi Mansyur ini merupakan yang kedua kali, setelah pemanggilan pertama pada Jumat kemarin, Calon Bupati Banjar nomor urut 1 itu tidak dapat berhadir dengan alasan masih ada kesibukan.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat berhadir untuk meberikan keterangan kejadian pada Kamis 16 Oktober kemarin,” ujar Saidi kepada awak media.

H. Saidi Mansyur menyampaikan, Camat Aluh-Aluh datang sendiri pada acara silaturahmi disalah satu rumah warga di Kecamatan Aluh-Aluh itu, tidak berdasarkan undangan.

“Beliau datang sendiri secara spontan, tanpa diundang. Kedatangan beliau sebagai kepala wilayah Aluh-Aluh dan juga memberikan informasi kepada warga mengenai tahun Pilkada, dan memberitahukan ada beberapa kandidat yang akan bersaing. Beliau juga mengajak kepada masyarkat agar turut aktif dalam pesta demokrasi, supaya tidak golput,” ungkapnya.

Saidi menambahkan, Camat Aluh-Aluh juga meminta kepada siapapun yang terpilih menjadi Bupati Banjar, agar lebih memperhatikan masyakat Aluh-Aluh, baik itu masalah infrastruktur, maupun permasalahan lainnya yang ada di Kecamatan Aluh-Aluh.

“Tadi di dalam saya diberikan pertanyaan sebanyak 30 pertanyaan dalam waktu hampir 40 menit,” bebernya.

Diketahui, salah seorang warga Kecamatan Aluh-Aluh berinisial KY pada pekan lalu melaporkan Camat Aluh Aluh, Syaifullah Effendi ke Bawaslu Kabupaten Banjar. Syaifullah dilaporkan warganya lantaran diduga melanggar netralitas ASN dan pidana Pemilu dengan hadir di kampanye Paslon Bupati Banjar Nomor Urut 1, H. Saidi Mansyur – Said Idrus Alhabsyi, Jumat (16/10/20).

Sementara itu, Camat Aluh-Aluh sendiri sudah memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan terkat laporan tersebut. (sai)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Kunjungi Warga Murung Raya, Haris – Ilham Mewarung

Anak Yatim dan Dhuafa Mentaos dapat Bantuan dari PLN