Pengerjaan Pelebaran Jembatan di Martapura Timur Dinilai Lamban

WARTAKOTA.NET – Jembatan atau pintu air yang berada di Jalan Kertak Baru, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar dilakukan pelebaran sejak tanggal 27 Juli 2020 lalu. Namun hingga kini, progress pengerjaan pelebaran jembatan tersebut dinilai lamban oleh masyarakat sekitar. Pasalnya, pengerjaan jembatan sudah berjalan lebih dari 2 bulan dan baru terpasang besi pancang untuk pondasi jembatan.

Padahal menurut salah satu warga, pembangunan jembatan baru tersebut sangat kecil dan pendek sehingga seharusnya bisa dikerjakan lebih baik dan cepat.

Ia mengaku juga khawatir jika bangunan jembatan belum selesai saat haul Guru Sekumpul nanti. Soalnya, jalan tersebut menjadi salah satu akses jamaah menuju dan pulang dari Kubah Sekumpul.

Jembatan atau pintu air yang berada di Jalan Kertak Baru, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar dilakukan pelebaran sejak tanggal 27 Juli 2020

“Harapan kita dengan dilakukan pelebaran ini nanti pada saat haul Guru sekumpul akan memudahkan para jamaah yang melintas. Karena di sini sering terjadi penumpukan karena jembatan ini sangat kecil,” ucapnya.

Dari informasi yang didapat Jurnalis Wartakota.net saat menghubungi Kabid Bina Marga PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, M Yasin Toyib, proyek pelebaran tersebut bersumber dari dana APBD Murni Tahun 2020, dengan nilai kontrak sebesar Rp2.791, 783, 344,00 dengan masa pengerjaan selama 150 hari kalender. (sai)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Tumpukan Sampah dekat Makam Pahlawan, Ilham Nilai Pemerintah Lalai

Bulan Maulid, Pengajuan Izin Gelar Acara Resepsi Capai Ratusan Pemohon