Nasdem Pilih Nadjmi -Jaya

DPP Nasdem resmi berikan rekomendasi untuk pasangan Nadjmi - Jaya untuk Pilkada Kota Banjarbaru 2020

WARTAKOTA.NET – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem), akhirnya mengusung pasangan Nadjmi – Jaya sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Hal ini dibuktikan dengan terbitnya surat rekomendasi partai dengan nomor 003-SI / DPP – NasSem / I / 2020 yang ditanda tangani oleh Ahmad H.M Ali Ketua Tim Pilkada Pusat serta Willy Aditya, Sekretaris Tim Pilkada Pusat diserahkan Ketua DPP Partai NasDem sekaligus sebagai Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Kalimantan Syarif Abdullah berlangsung di kantor DPP NasDem di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa sore (21/01).

Menurut Syarif Abdullah, Ketua DPP Partai NasDem sekaligus sebagai Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Kalimantan, diberinya surat rekomendasi Partai NasDem kepada incumbent di Kota Banjarbaru ini, karena melihat calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru pasangan Nadjmi Adhani dan Darmawan Jaya Setiawan sudah teruji menjelang lima tahun menjabat.

Incumbent itu jarang bersatu. Kalau sudah bersatu berarti sangat bagus, dan menjadi poin utama rekomendasi keluar,” ujar Syarif Abdullah.

Untuk itulah, jelas Syarif Abdullah Partai Nasdem tidak melihat yang lain maka memberikan rekomendasi.

“Dengan keluarnya rekomendasi ini, saya juga meminta seluruh kader Partai NasDem di Kota Banjarbaru untuk mendukung dan mengamankan putusan serta kebijakan partai ini,” jelas Syarif.

Sementara itu, dengan turun nya surat rekomendasi dari Partai NasDem, menurut Nadjmi Adhani mengaku sangat bersyukur karena upaya diawali dengan mengikuti penjaringan kemudian berbuah keluar rekomendasi.

“Insha Allah keluarnya rekomendasi Partai NasDem membuat kami menguatkan dan semakin menambah spirit kami untuk bekerja dan memenangkan Pilkada Banjarbaru,” ujar Nadjmi.

Kemudian, tambah Nadjmi untuk partai-partai lain yang kami lakukan pendaftaran penjaringan sudah di jajaran Dewan Pengurus Pusat.

“Untuk partai lain juga sudah terus dilakukan komunikasi, insha Allah dalam dua minggu kedepan akan beres juga” tambah Nadjmi.

Untuk diketahui, selain partai NasDem, pasangan Nadjmi-Jaya sebenarnya juga telah melakukan pendaftaran dan pengembalian berkas sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru ke beberapa partai politik, seperti Partai Gerindra, PKS, hingga Partai Golkar untuk memuluskan niatan dua pimpinan daerah ini untuk melanjutkan pembangunan di Kota Banjarbaru untuk menjadi lebih baik.

Menurut direktur Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi , yang juga Dosen FISIP UIN Syarif Hidayatullah dan Universitas Paradimana Jakarta ini selain populer, Nadjmi Adhani juga memiliki tingkat kesukaan paling tinggi di antara pemilih yang mengenal masing-nama berkisar 83%. Sedangkan, Darmawan Jaya Setiawan disuka 75% pemilih yang mengenal.

Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia

“Jadi, kedua petahana ini memiliki tingkat kedisukaan yang cenderung tinggi, karena mengantongi citra kepemimpinan yang positif di mata publik. Hal ini didorong evaluasi publik atas kinerja kepemimpinan selama memimpin Banjarbaru dalam empat tahun terakhir ini bernilai positif,” papar Burhanuddin.

Master riset bidang politik dari Faculty of Asian Studies (MAPS) Australian National University (ANU) mengungkapkan dari survei itu, publik menilai positif kepemimpinan Nadjmi Adhani-Darmawan Jaya Setiawan, karena dinilai cukup bersih dari praktik korupsi dan suap.

“Publik puas atas hasil kerja Nadjmi Adhani dan Darmawan Jaya Setiawan dalam mewujudkan pemerintahan yang mendengar aspirasi masyarakat (80%), dalam mengurangi kemiskinan (70%), dan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (69%),” beber Burhanuddin.

Lebih spesifik, menurut dia, cukup banyak publik yang aware (sadar) dengan sejumlah program kerja Pemerintah Kota Banjarbaru. Di antara publik yang aware, mayoritas menilai program berjalan dengan baik.

Burhanuddin menyebut lima misi pembangunan yang diusung pasangan petahana ketika maju dalam pencalonan tahun 2015 yang lalu adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM, infrastruktur, perekonomian daerah, reformasi birokrasi, dan kenyamanan hidup bermasyarakat), diketahui oleh masyarakat.

“Di antara yang tahu menilai lima misi tersebut sudah dijalankan dengan baik hingga sejauh ini sebanyak 90%. Kemudian, program Banjarbaru bersih, hijau dan sehat diketahui oleh sekitar 53%, dan di antara yang tahu mayoritas menilai program sudah berjalan dengan baik atau mencapai 96%,” ungkap Burhanuddin.

Masih menurut dia, program peningkatan kapasitas layanan kesehatan dan pendidikan juga diketahui masyarakat dan di antara yang mengetahui mayoritas menilai program sudah berjalan dengan baik dengan kisaran kepuasan 91%.

“Jadi, secara umum hingga sejauh ini, kepuasan terhadap Nadjmi Adhani terbilang sangat tinggi, sekitar 87% warga puas atas kinerjanya sebagai Walikota Banjarbaru. Begitu juga terhadap Darmawan Jaya Setiawan, sekitar 87% puas atas kinerjanya sebagai Wakil Walikota Banjarbaru,” kata Burhanuddin.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Nasi Pundut, Sensasi Kelezatan Masakan Banjar

Sering Rusak, Mesin Traffic Light Diganti Baru