Maidi Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Diduga Tercebur Saat Hendak Memancing

Jenazah korban saat dievakuasi ke RS Ratu Zalecha Martapura

WARTAKOTA.NET – Masyarakat Desa Karang Intan Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar digegerkan dengan adanya temuan mayat berjenis kelamin laki-laki di saluran irigasi Riam Kanan, Jumat (12/6/20) sekitar pukul 09.15 WITA.

Mayat pertama kali ditemukan oleh para pembudidaya ikan yang melihat mayat tersebut hanyut di saluran irigasi.

Atas temuan itu, para pembudidaya ikan itu kemudian melaporkannya ke warga setempat.

Jenazah korban saat dievakuasi ke RS Ratu Zalecha Martapura

Saat ditemukan, mayat dalam posisi tengkurap dan menggunakan celana warna abu-abu serta baju warna hitam.

“Lalu warga menahan dengan kayu agar tidak hanyut lagi, dan dapat dievakuasi ke dataran,” ucap warga setempat, Aidil.

Sementara itu, Kapolsek Karang Intan Iptu Imam Sayuti saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat di wilayah Karang Intan.

Diduga mayat tersebut hanyut dari Desa Sungai Landas, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

“Pasalnya sebuah sepeda motor ditemukan di saluran irigasi di Desa Sungai Landas Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, dan diduga ini merupakan korban laka tunggal,” terang Iptu Imam.

Selain ditemukan sepeda motor yang diketahui milik korban, disekitar sepeda motor korban juga ditemukan gula, Kopi, senter, makanan ringan, dan peralatan pancing.

“Diduga korban tercebur ke sungai bersama sepeda motornya. Korban warga Cempaka Kota Banjarbaru, dan sepertinya korban ini mau memancing. Pasalnya ditemukan seperti alat-alat untuk mancing, serta senter dan makanan ringan,” Iptu Imam menyampaikan.

Lebih lanjut Iptu Imam menyampaikan, dari tubuh korban tidak ada ditemukan bekas luka. Diduga korban tewas murni karena kecelakaan tunggal.

Jenazah dibawa ke RS Ratu Zalecha guna dilakukan visum.

Diketahui, korban bernama Maidi (32) ini tercebur dengan sepeda motornya di saluran irigasi saat melintas di jembatan yang tidak ada pagar pembatas pengaman.

Jenazah Maidi kemudian dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura menggunakan unit ambulance Palang Merah Indonesia (PMI), serta Unit dari Emergency guna dilakukan visum. (sai)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Garuda Alami Pecah Ban di Syamsudin Noor

Bukan Perampokan, Pembunuhan di Indrasari Karena Dendam