Komisi III: Mestinya PT. BIM Selesaikan Dulu Izin Operasional

WARTAKOTA.NET – Komisi III DPRD Kabupaten Banjar kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT. Banjar Intan Mandiri (BIM) di ruang Komisi III, Senin (4/5/20).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III Iwan Bora, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar H. Boyke Wahyu Triestiyanto.

Rapat Dengar Pendapat tersebut digelar terkait dampak lingkungan yang dihasilkan oleh PT. BIM, terhadap pencemaran lingkungan dan kerusakan terhadap jalan milik pemerintah yang digunakan untuk pengangkutan batu bara.

“Hari ini kali ketiga kita melakukan RDP dengan PT BIM, RDP ini terkait dengan laporan bahwa PT BIM menyalahi aturan, baik itu segi lingkungan maupun status PT BIM, termasuk masalah dampak jalan lingkungan yang dihasilkan dari hasil pertambangan,” ungkap Iwan Bora.

Berdasarkan hasil dari peninjauan di lapangan, Ketua Komisi III menemukan tidak adanya izin Amdal. Sementara perusahaan tersebut telah melakukan kegiatan dan telah menghasilkan sebanyak 16.000 ton batu bara.

“RDP yang pertama kita lakukan pada tanggal 4 maret di kantor PT BIM, pada tanggal 23 April kita melakukan peninjauan ke lapangan, ternyata memang ada kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh PT BIM,” tambahnya.

Lebih jauh Iwan Bora menyampaikan, mestinya PT. BIM terlebih dahulu melakukan atau menyelesaikan semua perizinan sebelum melakukan kegiatan penambangan.

“Kewajiban legalitas yang harus dipenuhi dari PT. BIM yang belum diselesaikan, termasuk dokumen tentang dampak lingkungan, sehingga ada dampak lingkungan yang timbul di kegiatan PT. BIM,” ujarnya.

Iwan Bora juga menilai, bahwa belum selesainya legalitas dokumen perusahaan mestinya tidak ada kegiatan di lapangan, tetapi PT. BIM sudah melakukan kegiatan pertambangan padahal kewajibannya belum diselesaikan.

“Karena sebelum melaksanakan kegiatan, harus menyelesaikan kewajiban kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar, saat ini itu yang belum diselesaikan oleh PT BIM, sehingga sangat menyalahi aturan,” pungkasnya.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Tahapan Jalur PPDB 2020, Begini Penjelasan Disdik Banjar

Peluncuran Call Center 112, Bupati Banjar Ingatkan Hal Ini