Keracunan Massal di Aluh-Aluh, Hasil Lab Belum Keluar

WARTAKOTA.NET – Hingga kini, hasil laboratorium terhadap sampel makanan nasi kotak masak habang yang diduga menjadi penyebab keracunan massal warga Desa Pulantan Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar, belum juga keluar.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada sebanyak 38 orang warga yang diduga keracunan setelah menyantap hidangan acara ulang tahun (ultah) salah satu warga, Minggu (31/5/20).

Belum keluarnya hasil laboratorium (lab) ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. Diauddin.

“Hasilnya laboratoriumnya masih belum ada,” ujarnya, Senin (1/6/20).

Sementara itu, Serka Bahril Azidin, Koramil 1006-11/Aluh-aluh mengatakan, sempat ada dua orang yang dirawat terakhir di Puskesmas Aluh-aluh.

“Dua orang terakhir datang sekitar pukul 12 malam,” katanya.

Dengan demikian, total pasien yang dilarikan ke Puskesmas Aluh-aluh mencapai 40 orang dari sebelumnya 38 orang.

Namun tambah Serka Bahril Azidin, situasi dan penanganan pasien diduga keracunan berjalan lancar dan aman terkendali.

“Sekarang kondisinya sudah aman terkendali,” ucapnya.

Di lain pihak, Kepala Puskesmas Aluh-aluh, Wiwit saat ditanya terkait dua orang pasien yang masih dirawat di Puskesmas mengatakan, sekitar jam 9 pagi tadi sudah tak ada pasien diduga keracunan.

“Tadi malam iya, karena memang kami mau observasi dulu kondisinya, begitu pagi sudah oke,” ujarnya.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

38 Warga Keracunan Makanan Ultah

Mageli, Makanan Tradisional Saat Upacara Adat Kesultanan Banjar