Aparat Desa Diminta Bantu Fasilitasi Internet Gratis

WARTAKOTA.NET – Sampai saat ini, kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara dalam jaringan (daring, online) dan belum dapat dilakukan secara tatap muka di sekolah. Hal ini guna menghindari penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Namun permasalahan lain muncul. Pada saat belajar di rumah, anak-anak (para siswa) memerlukan gadget (gawai) berupa handphone, komputer atau laptop yang tersambung dengan jaringan internet.

Hanya saja, tidak semua pelosok daerah mendapatkan jaringan internet. Meskipun ada, minimal para siswa harus membeli kuota untuk mengakses internet itu.

Hal inilah yang dinilai menjadi permasalahan baru saat belajar secara daring. Para orang tua siswa harus dapat menyisihkan biaya tambahan untuk membeli kuota internet, agar kegiatan belajar mengajar anaknya di rumah dapat berjalan lancar. Padahal, kondisi perekonomian masyarakat saat ini masih belum stabil bahkan menurun akibat dampak pandemi Covid-19, seperti yang dirasakan oleh salah satu orang tua siswa, Salbiah.

“Ya sudah beberapa bulan ini kita rutin seminggu 3 kali beli kuota untuk anak belajar. Pastinya ini menambah pengeluaran, di sisi lain kerja sulit, penghasilan menurun,” keluh Salbiah, Warga Pekauman Kabupaten Banjar.

Ilustrasi pelajar sekolah belajar secara daring di rumah. Foto – net

Sementara itu, Ketua Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar, Ahmad Sarwani menyarankan agar aparat desa yang betugas di desa yang telah terkoneksi internet, dapat meringankan sedikit beban para orang tua, yaitu dengan cara memasang atau memfasilitasi Internet gratis di desanya.

“Kita banyak mendapat keluhan tentang ini, karena itu diharapkan aparat desa dapat meringankan beban para orang tua,” ucap Sarwani, Sabtu (15/8/20).

Ke depan harap Sarwani, sebagian besar desa-desa di Kabupaten Banjar secara bertahap mampu menjadi kampung digital.

“Sehingga setiap kegiatan perkantoran di masing masing desa baik sekolah, pondok-pondok pesantren, serta lembaga kemasyarakatan lainnya dengan mudah memanfaatkan layanan internet,” cetus Sarwani. (sai)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Pengeringan Saluran Sekunder, Pembudidaya Ikan Alami Kerugian

New Normal, Pengguna Jasa Bandara Internasional Syamsudin Noor Melonjak