Diamankan, Rahmani Gigit Polisi

WARTAKOTA.NET – Rahmani (41) Warga Pasar Jati, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar tak dapat mengelak saat diamankan anggota Polres Banjar Operasi Penyakit Masyarakat (Sikat) karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 38.20 gram, belum lama tadi. Sabu-sabu itu ia sembunyikan di bekas kanebo yang tersimpan dibalik celana.

Namun pada saat diamankan, tersangka nekat menggigit dua orang polisi yang membekuknya. Alhasil, dua orang polisi itu mengalami luka gigit dibagian rusuk dan lengan.

Kapolsek Martapura Kota, AKP Suroto melalui Kanit Reskrim Polsek Martapura Kota Iptu Bahterawan Munthe menjelaskan, saat pihaknya melakukan pemeriksaan kepada setiap pengendara yang tengah melintas, pelaku melintas dari arah Desa Pingaran menuju Desa Tunggul Irang menggunakan sepeda motor jenis Kawasaki Ninja berwarna biru.

Rahmani berhasil dilumpuhkan petugas kepolisian tanpa harus dengan timah panas.

“Pada saat pelaku kita berhentikan, yang bersangkutan ini nampak tenang dan tidak melakukan perlawanan, tapi pas digeledah pelaku menggigit dua orang anggota kita, beruntung tidak cidera parah,” ungkapnya, Senin (16/11/20).

Ditambahkannya, selain menggigit, pelaku juga berniat ingin melarikan diri saat hendak dilakukan pemeriksaan oleh aparat berwajib.

“Anggota yang terlibat pergulatan dengan tersangka mengalami luka gigit di bagian rusuk sebelah kiri dan juga satu anggota lainnya mengalami luka gigit di bagian lengan kanan. Namun aparat Kepolisian yang bertugas pada saat itu langsung sigap melumpuhkan tersangka,” katanya.

Barang bukti sabu sabu

Berkat kesigapan anggotanya sambung Iptu Bahterawan Munthe, pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan tanpa mengeluarkan timah panas.

Perwira yang akrab disapa Munthe itu mengungkapkan bahwa barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihaknya sebanyak 7 paket sabu-sabu dalam plastik klip seberat 35 gram, 2 paket kecil sabu-sabu dalam plastik klip seberat 2.20 gram, 1 buah tempat kanebo, 1 buah timbangan digital, 1 buah hendphone merk Vivo warna hitam biru, satu unit sepeda motor jenis Kawasaki Ninja berwarna biru, serta uang tunai sebesar Rp 10.700.000 juta yang ditemukan di dalam tas selempang milik terlapor.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 Jo Pasal 112 Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman paling minimal 6 tahun penjara,” pungkasnya. (sai)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Pjs Wali Kota Bersihkan Sungai

Mr. X Belum Dimakamkan